Please ENJOY

Sabtu, 20 Oktober 2012

BRAGA session 1

Session 1






Dance with Me!

Banyak para Alim Ulama yang menurutku salah kaprah, yang memandang sebuah karya seni dari sudut pandang agama, lalu menjudge dengan membabi buta, bahwa kesenian jenis ini bertentangan, kesenian jenis  itu haram, yang begini tidak boleh, yang begitu dilarang, padahal sebenarnya Tuhan itu indah, dan hasil karyaNYA-pun sangat indah, itu sebuah bukti bahwa Tuhan juga mencintai keindahan, itu sebuah bukti bahwa Tuhan juga mencintai kesenian, bagiku Tuhan itu bukanlah sekedar Maha Esa atau Maha Besar, Tuhan juga Maha Seni, untuk itulah aku menari.

Jumat, 12 Oktober 2012

Difabel ≠ Disable



Di lingkungan kecil seperti keluarga, di lingkungan sekitar tempat kita tinggal ataupun dijalanan, sering kita jumpai orang-orang yang terlahir dengan fisik yang tidak sama dengan orang lain pada umumnya, mereka adalah orang-orang minoritas dengan segala jenis keterbatasan karena kekurang sempurnaan tubuh yang mereka miliki, baik karena bawaan sejak lahir maupun karena kecelakaan yang terjadi setelah mereka lahir, lalu kita menyebutnya orang cacat, namun sebetulnya sebutan orang cacat dirasa terlalu kasar dan mengandung arti melecehkan, atau merendahkan, kata cacat sepertinya kurang tepat disandang oleh orang-orang yang mempunyai ketidak sempurnaan secara fisik, kata cacat hanya cocok digunakan terhadap benda mati yang tak bernyawa atau untuk produk afkiran dengan kwalitas nomor sekian.

Sabtu, 06 Oktober 2012

SYNDROM Naik Jabatan



Dalam sebuah ruang lingkup pekerjaan, sebuah perubahan posisi sangatlah lazim, seorang karyawan bisa saja dengan tiba-tiba mengalami mutasi, demosi atau promosi, ketiga perubahan ini meskipun sesuatu yang biasa, tetapi tidak menutup kemungkinan mengakibatkan gejolak yang luar biasa, baik pada karyawan yang mengalami perubahan itu, ataupun pada rekan-rekan disekelilingnya.

Sabtu, 29 September 2012

Tinggalkan dirinya



Jeritan perempuan sontak membangunkan saya dari pulasnya tidur, dalam keadaan masih ngantuk saya bergegas membuka pintu dan melihat keluar dari atas balkon, di ujung jalan samar-sama saya lihat seorang laki-laki dengan brutal memukuli perempuan di depannya, saya langsung turun dari atas balkon dan lari keluar hendak menolong perempuan itu, tetapi setelah saya mendekat, si lelaki mengancam saya sambil mengarahkan telunjuknya, untuk tidak ikut campur karena ini urusan rumah tangga, saya jadi bingung dan mulai tersadar kalau mereka berdua memang suami istri yang tinggal diujung jalan, saya hanya terpaku sambil berpikir apakah saya harus ikut campur urusan rumah tangga orang lain dengan menolong perempuan itu, atau saya biarkan saja penganiaan itu terjadi di depan mata saya. Untungnya tiba-tiba tetangga lainnyapun berhamburan keluar, termasuk Pak RT, lalu mereka mulai melerai, hingga sayapun bisa berlalu meninggalkan mereka dan masuk kembali ke rumah, saya lihat jam di dinding, hmmm…. Waktu menunjukan pukul 2:30 dini hari.