Please ENJOY

Tampilkan postingan dengan label Psychology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psychology. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2020

Malam Itu Langit Serasa Runtuh



Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un

Kemas Fachrullah  (1981 ~ 2019)

Dok. Facebook
Pertama kali kenal Fachrul dalam sebuah acara Temu Usaha antar KUKM seluruh Indonesia diadakan di sebuah hotel berbintang di Bandung, kebetulan waktu itu Fachrul mewakili kota Palembang, Sumatera Selatan dan saya sebagai panitia acara. Semenjak itu rutin saya berkomunikasi dengan Fachrul, dan saking seringnya berkomunikasi kami berdua semakin dekat, hubungan kami sudah seperti Kakak-Adik, bahkan Fachrul sengaja mengundang saya ketika hendak menikah, kalau gak salah waktu itu usianya sudah menginjak 27 tahun. Saya senang Fachrul menikah dan saya lihat Fachrul hidup bahagia

Senin, 10 Februari 2020

CONCEPTUAL PHOTOGRAPHY Penyalahgunaan Narkoba




Cerita ini hanyalah sebuah gambaran dari seberapa merusaknya narkoba bagi kehidupan anak bangsa, miris memang tapi itulah realita kehidupan yang terjadi ditengah-tengah kita, suka atau tidak suka kita harus terima kenyataan ini, korban narkoba adalah korban yang harus diperlakukan lebih manusiawi, bukan diperlakukan seperti layaknya pelaku kriminal atau terpidana pada umumnya, karena yang paling bertanggung jawab secara hukum adalah pembuat, pengedar dan jaringan pendukung disekitarnya, sedangkan pemakai adalah korban yang harus direhabilitasi, penjara bukanlah tempat yang tepat untuk korban narkoba, karena ketergantungan tidak mungkin sembuh hanya karena dipenjarakan, ketergantungan narkoba hanya bisa disembuhkan dengan cara rehabilitasi. Bukan efek jera yang membuat pemakai narkoba berhenti, tapi sembuh dari ketergantungan.

Minggu, 17 Februari 2013

Takluk



Ada yang tak pasti di antara yang pasti, segalanya sangat sulit untuk diprediksi, jangan terlalu berharap mendung segera berganti cerah, dan pelangi membiaskan sinarnya di setiap ujung badai, seekor ulatpun belum tentu mampu mempertahankan hidupnya hingga menjadi kupu-kupu, karena segalanya belum tentu akan berakhir indah.

Benarkah badai pasti berlalu?

Jumat, 01 Februari 2013

Kunyuk Merindukan Bulan




“Gantungkan Cita-citamu Setinggi Langit” itulah ungkapan bijak yang sering saya dengar, memang benar kita harus menggantungkan cita-cita kita setinggi-tingginya, lalu kita pacu diri kita untuk meraih cita-cita itu, karena memang tidak ada salahnya apabila kita berkeinginan untuk mencapai atau meraih sesuatu, hidup seperti mati saja rasanya apabila kita tidak mempunyai cita-cita atau keinginan.

Jumat, 30 November 2012

Tutup Mulutmu



Dari awal saya sudah menyadari bahwa masuk dalam kehidupan sosial akan berhadapan dengan beragam karakter yang berbeda, heterogen memang wajar adanya, warna-warni sifat dan sikap menjadi suatu keunikan tersendiri, perlu penelaahan yang panjang untuk dapat memahami semuanya, namun kitapun diberi keleluasaan untuk memilih berbagai karakter yang bisa sejalan dengan karakter kita, tidak perlu memaksakan diri untuk bergaul dengan orang yang dirasa kurang cocok dengan kita, meskipun terkadang kondisi memaksa kita untuk selalu berinteraksi dengan orang-orang yang berkepribadian nyeleneh.

Sabtu, 06 Oktober 2012

SYNDROM Naik Jabatan



Dalam sebuah ruang lingkup pekerjaan, sebuah perubahan posisi sangatlah lazim, seorang karyawan bisa saja dengan tiba-tiba mengalami mutasi, demosi atau promosi, ketiga perubahan ini meskipun sesuatu yang biasa, tetapi tidak menutup kemungkinan mengakibatkan gejolak yang luar biasa, baik pada karyawan yang mengalami perubahan itu, ataupun pada rekan-rekan disekelilingnya.

Sabtu, 08 September 2012

Warna


Dalam sebuah konsep memandang kehidupan, bagi saya hanya ada dua warna, hitam dan putih, tidak pernah ada abu-abu ditengahnya, tapi entah kenapa dalam menjalani hidup selalu saja banyak likunya hingga hidup saya bukan hanya dua warna seperti pandangan saya selama ini, hidup selalu saja penuh warna, meskipun kadang warna kelabu menyelimuti tapi sering juga warna seperti pelangi datang menyapa.

Saya menganggap itu adalah sebuah dinamika, karena aneh juga rasanya kalau hidup selalu penuh dengan candaan tanpa adanya keseriusan, saya pernah mengalami hidup senang tapi sering juga mengalami hidup susah, spectrum warna yang dipancarkan selalu berubah-ubah sesuai keadaan.

Minggu, 26 Agustus 2012

MIMIKRI….. kemunafikan dalam pergaulan


Mungkin kita sering atau pernah mendengar kata mimikri (mimicry), sebuah proses adaptasi dimana warna kulit hewan akan berubah dengan spontan sesuai dengan tempatnya yang disinggahi untuk melindungi diri dari predator atau untuk mencari mangsa, seperti yang biasa dilakukan oleh seekor bunglon atau gurita, mimikri bukanlah komoflase karena mimikri berbeda dengan komoflase, komoflase adalah proses adaptasi yang menyamakan atau menyeragamkan warna kulit dengan lingkungan sekitarnya untuk melindungi diri dari predator atau untuk mencari mangsa, seperti warna coklat pada seekor singa yang mirip dengan warna rumput kering, atau warna hijau pada ular pucuk yang mirip dengan warna daun.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Bebaskan

“Jangan berteman dengan orang yang suka mengeluh” itu pepatah yang pernah saya dengar sewaktu kecil dulu, lalu bagaimana dengan teman yang curhat atau hanya sekedar berbagi cerita? Memang agak sulit membedakan antara mengeluh dan curhat atau berbagi cerita, tapi inti dari semua itu adalah ada sesuatu hal yang membebani atau menekan sebuah kebebasan.

Saat seseorang datang kepada kita dan ingin membagi ceritanya, saat itulah kita harus memposisikan diri kita sebagai good listener, karena seorang komunikator yang baik itu adalah seorang pendengar yang baik bukan seorang pembicara yang baik, dengan mendengar akan banyak sekali hal yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi tahu dan yang tidak kita fahami menjadi dimengerti.

Lalu yang selama ini menjadi pertanyaan adalah mengapa harus ada keluhan, dan mengapa harus memikul beban jika itu dirasa berat?

Minggu, 15 Juli 2012

Kekerasan Terhadap Anak


Hari ini saya melihat di televisi ada sepasang suami istri muda yang kebingungan mencari anak balita satu-satunya  yang diculik oleh orang yang belum lama mereka kenal, hari ini saya membaca berita di Koran seorang anak diamankan oleh tetangganya dan dibawa oleh ketua RT setempat ke Rumah Sakit karena tubuhnya penuh luka dianiaya kedua orang tuanya, hari ini lamunan saya melayang ke masa kecil di tahun ‘86an saat saya menyaksikan teman saya Tonny merintih menahan pedih dari luka sayatan dikulitnya, tangannya diikat brogol, Sambil menahan tubuh dengan kedua lututnya Tonny meminta peniti yang mengait di celana jerry, “prakkkk” seketika itu juga brogol langsung terbuka, Tonny  juga contoh kasus betapa seorang anak rentan sekali mengalami kekerasa dari Orang tua, saudara, pengasuh, tetangga dan orang-orang terdekatnya yang jauh lebih tua.

Senin, 09 Juli 2012

Ada Apa Dengan Pendidikan?


Coba perhatikan tangannya
Sudah menjadi salah satu tujuan dan kebanggaan orang tua bila anak-anaknya dapat mengenyam pendidikan yang layak, bertitel, mempunyai kedudukan yang tinggi di perusahaan dan terhormat di masyarakat, lalu berusahalah para orang tua untuk dapat menyekolahkan anak-anaknya setinggi mungkin, mencari sekolah favourite dengan segala fasilitas lengkap yang memadai. Harga mahal bukanlah sesuatu yang harus di perhitungkan karena telah terformat dalam pikiran para orang tua itu bahwa semakin tinggi biaya pendidikan yang harus mereka bayar semakin berkwalitaslah pendidikan yang nantinya akan diterima anak-anak mereka, tidak ada yang salah dengan pola pikir seperti itu, karena “biasanya” uang akan selalu sejajar dengan kwalitas.

Pendidikan tinggi seolah-olah menjadi jaminan akan perkerjaan yang layak dan kehidupan yang mapan, pendidikan seolah-olah digunakan hanya untuk pekerjaan saja, orang tua akan sangat menyesal sekali bila anak-anaknya yang berpendidikan tinggi tidak mampu mendapatkan pekerjaan layak yang diharapkan. Lalu hanya itukah tujuan orang tua menyekolahkan anak-anaknya?

Jumat, 06 April 2012

Manusia Oportunis


Dimanapun kita berada dan dengan siapapun kita bersosialisasi, sering kali kita dihadapkan dengan Manusia-manusia yang berkarakter “beda” dari kebanyakan, manusia-manusia yang selalu mencari keuntungan di setiap kesempatan, bahkan mampu menciptakan sebuah kesempatan untuk mengambil keuntungan demi memenuhi segala keinginannya, manusia-manusia seperti ini cenderung tangannya selalu di bawah, kalaupun suatu saat memberi pastilah sebelumnya telah berhitung kira-kira akan dapat kembalian seberapa besar dari apa yang telah diberikannya, jangan berharap adanya ketulusan dari manusia seperti ini.

Minggu, 15 Januari 2012

Menangislah


Dalam kehidupan sehari-hari, mengekspresikan perasaan hati adalah hal yang lumrah yang biasa kita lakukan, tertawa, tersenyum, mengeluh, marah juga menangis adalah ungkapan perasaan dari dalam hati yang terpancarkan ke luar, dan dari semua perasaan itu mungkin menangis menjadi sesuatu yang paling jarang dilakukan, butuh sebuah perubahan mendadak yang menghentak-hentak keadaan normal hingga mampu membuat seseorang menangis.

Seorang anak biasanya mengis karena sakit, atau keinginan tidak dikabulkan orang tuanya, seorang perempuan lebih sering menangis karena rasa kecewa saat kenyataan tidak sesuai harapan, merasa kehilangan, perasaan dikhianati, kesal, emosi yang tak terluapkan dengan marah, atau mungkin saat hatinya terluka, lalu bagaimana dengan pria dewasa? Apakah dia juga menangis?

Kamis, 29 Desember 2011

Stay in Comfort Zone

Beberapa kali pindah kerja, keluar masuk dari satu perusahaan ke perusahaan yang lainnya selalu saja ada beberapa hal yang mencuri perhatianku, suasana sekitar, system yang berlaku di perusahaan itu, hiraki jabatan dan tentu saja karyawan yang dianggap “senior”, dan yang terakhir ini adalah yang paling banyak mencuri perhatianku. Karyawan senior yang dimaksud adalah karyawan yang sudah bekerja belasan tahun atau mungkin puluhan tahun tapi tetap saja mempunyai posisi yang sama seperti pertama kali dia masuk kerja atau seandainya mengalami perubahan posisi tapi tidak signifikan.

Ada beberapa hal mengapa karyawan senior tersebut tidak mau dan tidak bisa beranjak dari posisinya meski telah bekerja bertahun-tahun, diantaranya: 

1) Sudah merasa terpuaskan dengan apa yang telah dia dapat, dan merasa itulah yang terbaik,
2) Adanya ketidak percayaan diri bahwa dia tidak akan mampu bertahan apabila harus meninggalkan pekerjaannya dan mencari profesi baru atau bekerja di perusahaan lain,
3) Kurangnya wawasan, adanya keterbatasan skill, dan terbatasnya networking.

Minggu, 04 Desember 2011

Amarah

Entah kenapa akhir-akhir ini sering sekali saya melihat orang-orang mengekspresikan kekecewaannya dengan cacian, makian, atau kekasaran-kekasaran yang sebenarnya tidak perlu terjadi, kita bisa lihat di media On Line betapa kasarnya masyarakat memaki saat mengomentari seorang public figure, baik itu politikus, olah ragawan atau artis, padahal si pencaci belum tentu lebih baik dari dia yang dicaci, sengaja saya sorot mengenai ini, karena saya rasa ini sudah menjadi masalah social, sebuah bahaya laten yang suatu saat bisa memporak porandakan tatanan sosial, etika pergaulan, dan kesopanan yang selama ini kita anut.