Please ENJOY

Senin, 22 Agustus 2011

Aku benci TUHAN


"D T"


“.....saya percaya dengan eksistensi Tuhan. tetapi saya benci Dia, Karena saya terlahir dengan kepedihan, selalu...., sampai sekarang, entahlah.. yang saya rasakan Tuhan hanya mempermainkan ciptaanNya. Pendapat saya, Tuhan menciptakan KITA karena Dia bukan mencintai kita, tetapi Dia ingin melihat kita menderita, buktinya...lihat saja, perbandingan antara orang yang bahagia dan menderita, lebih banyak mana? contoh bukti lainnya...bukankan perang itu menyusahkan? Bukankah Dia MAHA BAIK? bukankah Dia MAHA TAU?...Jika ya kenapa ada perang kalau Dia MAHA BAIK? kenapa Dia membiarkannya kalau Dia MAHA TAU? saya rasa perang pun adalah kehendakNya (MASIH DISEBUT MAHA BAIK?) kalau bukan kehendakNya terus apa? Dia tidak tau? kenapa disebut MAHA TAU? jika Dia menginginkan kita masuk dan menikmati surga...kenapa harus bersedih sedih dulu di bumi ini? bukankah SEGALANYA MUDAH BAGINYA?.. itu KESENANGANNYA BUKAN? dan saya pernah mendengar bahwa MANUSIA PALING BANYAK AKAN MASUK NERAKA..? kalau benar, kenapa disebut dengan nama MAHA BAIK? aneh.....”

Kamis, 04 Agustus 2011

Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya


Rabu, 18 Mei 2011

Hidup adalah Perjuangan

Tulisan ini terilhami oleh perjalanan panjang seorang kakek renta penjual bakso tahu yang biasa lewat depan rumah, pertama kali saya melihat kakek tua ini berjualan bakso tahu di tahun 1996 (hingga sekarang), betapa ibanya hati saya saat itu, lalu disela-sela kesibukannya melayani pembeli termasuk melayani saya yang juga membeli, mulailah perjalanan hidupnya tertutur......

Kakek tua yang pastilah usianya sudah kepala 80an, menuturkan kisah keluarganya, bahwa sebenarnya dia mempunyai seorang anak lelaki yang sudah dewasa dan berumah tangga hingga memberikan beberapa orang cucu, lalu timbul pertanyaan, kemanakah anak lelaki si kakek tua dan mengapa anaknya yang sudah dewasa itu membiarkan si kakek terus bekerja dengan menjajakan bakso tahu di usianya yang senja? tidak kah dia merasa iba melihat orang tuanya yang sudah renta terus bekerja?