Dalam sebuah usaha perdagangan banyak sekali faktor-faktor yang menentukan sukses tidaknya sebuah usaha, dan dari sekian banyaknya factor-faktor tersebut satu diantaranya adalah “Promosi”, kelihatannya memang sepele padahal sebenarnya promosi sangatlah besar pengaruhnya, karena promosi inilah sebagai jembatan yang menghubungakan antara pihak penyedia barang dan jasa dengan calon usernya atau konsumen, promosi yang juga masuk dalam salah satu bauran pemasaran haruslah mampu menarik perhatian masyarakat dengan sajian-sajiannya yang eyes catching, easy listening dan memorable.
Home » All posts
Jumat, 09 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
Entah kenapa akhir-akhir ini sering sekali saya melihat orang-orang mengekspresikan kekecewaannya dengan cacian, makian, atau kekasaran-kekasaran yang sebenarnya tidak perlu terjadi, kita bisa lihat di media On Line betapa kasarnya masyarakat memaki saat mengomentari seorang public figure, baik itu politikus, olah ragawan atau artis, padahal si pencaci belum tentu lebih baik dari dia yang dicaci, sengaja saya sorot mengenai ini, karena saya rasa ini sudah menjadi masalah social, sebuah bahaya laten yang suatu saat bisa memporak porandakan tatanan sosial, etika pergaulan, dan kesopanan yang selama ini kita anut.
Rabu, 23 November 2011
![]() |
| Berpose sebelum beraksi...dari kiri ke kanan Poppy, Mega, Dee dee, Ayunk, Gagakasep, enu |
Salah satu kegiatan yang paling aku sukai adalah meleburkan diri dengan alam, memadukan unsur olah raga, rekreasi, petualangan, uji adrenalin, dan haruslah ada unsur pendidikan tentunya sebagai upaya alternative untuk mengagumi kebesaran Sang Pencipta.
Senin, 14 November 2011
Tidak afdol rasanya berkunjung ke Kota Megapolitan Tokyo – Jepang bila kita tidak mengetuk Thunder Gate atau Gerbang Halilintar berada di depan Asakusa Cannon Tample, ibarat tugu selamat datang yang siap menyapa pengunjung yang ingin menikmati kemegahan Biara Budha yang di bangun sekitar abad ke 7, sebelum melewat Gerbang Halilintar mata kita akan dimanjakan dengan deretan bangunan-bangunan kuno yang tertata apik, toko-toko cendera mata “Nakamise” dengan harga murah yang menjual pakaian adat kuno jepang “Kimono”, makanan tradisional khas jepang, dan berbagai cendera mata lainnya yang selalu diburu oleh para wisatawan yang berkunjung sehingga membuat akses jalan yang tertata apik dan rata sepanjang -/+ 200 meter menjadi sedikit crowded oleh lautan manusia.
Rabu, 02 November 2011
![]() |
| Kiri ke Kanan: Uking (Tajudin), Ali (paling belakang), Idan (pake kaca mata), Eful (bawa gitar), Yusuf (paling kanan) |
Antara Tahun 1996 – 2002 kuanggap sebagai tahun yang penuh kenangan, di tahun itu aku bekerja sebagai Staff Exim di PT. Karyabudy Ekatama dan temen-temen gaulku disana adalah para karyawan harian yang penuh semangat, selalu bertenaga, terjaga, waspada, dan siap sedia kalau kuajak kemana-mana!
Langganan:
Postingan (Atom)



