Please ENJOY

Minggu, 28 Oktober 2012

Surat Untuk TUHAN





Dear TUHAN,

Ini adalah surat yang pertama dariku, dan semoga bukan yang terakhir, karena masih ada lagi surat-surat selanjutnya yang akan aku tulis untuk-MU. Maaf jika aku lancang menulis surat ini dengan tinta warna hitam, aku tidak menggunakan tinta warna emas karena aku tidak punya tinta itu, tapi paling tidak, aku tidak menggunakan tinta warna merah karena takut dianggap tidak sopan terhadap-MU.

Senin, 22 Oktober 2012

Sawah



Suatu sore di hari minggu, dengan sengaja saya meluangkan waktu untuk jalan-jalan keluar masuk perkampungan penduduk, di sebuah desa di kabupaten Bandung, saya ingin napak tilas, saya ingin mengenang kembali saat-saat indah masa kecil saya, saya ingin menghirup kembali harumnya aroma tanah basah, riuhnya semilir angin diantara daun-daun pohon pisang, menghuninganya padi yang menyegarkan mata, kicauan burung dan gemericiknya air.

Sepanjang mata memandang, yang terlihat hanya hamparan padi yang siap untuk dituai, “hhhmmm.... betapa suburnya Indonesia”, lamunan membentang kemasa lalu, ketika langkah kaki mulai menapaki pematang diantara petak-petak sawah, ada pengalaman-pengalaman indah yang tak mungkin untuk dilupakan.

Beberapa tahun yang lalu, saat usia masih 12 tahun, saya sering main di sawah, mencari ikan dan belut, menangkap burung, atau mencari telur-telur dari bebek yang sedang digembalakan, atau hanya untuk sekedar berenang gratis di kolam ikan.

-------------------------------------------------
  
Burung gereja, burung pipit dan ketepel.

Setelah padi beberapa kali panen, biasanya petani akan menanam palawija atau mengairi sawah untuk sementara, tujuannya untuk penyegaran, agar sawah yang sudah beberapa kali ditanami padi kembali subur pada musim tanam selanjutnya, dan palawija yang biasa ditanam adalah pohon jagung, saat biji jagung mulai bermunculan saat itu pula sekawanan burung gereja dan burung pipit mulai berdatangan, biasanya petani harus kerja ekstra untuk menghalau burung-burung itu, dan saat itulah moment yang tepat untuk berburu burung, saya pergi berdua teman kecil saya, namanya Dadan, dia ahlinya berburu burung, tapi disana ternyata kami tidak cuma berdua, ada beberapa orang yang memang sengaja berprofesi sebagai pemburu burung, biasanya mereka berburu dengan menggunakan jaring khusus yang dibentangkan atau menggunakan getah pohon yang sangat lengket sebagai perangkap.

Saya dan Dadan menggunakan alat yang sangat sederhana, yaitu ketepel sejenis alat pelontar batu, bahan yang paling baik untuk ketepel biasanya dibuat dari batang pohon jambu batu, selain membawa ketepel, biasanya Dadan juga membawa panah, Dadan sangat ahli sekali dalam memanah, dia bahkan mampu memanah ikan yang berenang di dalam kolam atau sungai dari jarak yang cukup jauh, anak panahnya selalu melesat tepat sasaran.

Kami berburu burung menggunakan ketepel, kami lontarkan batu kecil menggunakan ketepel kearah burung yang sedang bertengger di atas pohon jagung, kami tidak pernah menggunakan panah yang dibawa Dadan dari rumahnya, tapi panah tetap sangat kami butuhkan untuk “melindungi diri” karena setiap pulang dan pergi kami harus melewati wilayah/jalan yang banyak anjing liarnya, kami harus melewati rumah penduduk yang memelihara anjing, bahkan anjing-anjing mereka dibiarkan berkeliaran di depan rumahnya masing-masing, diatara anjing-anjing itu banyak juga jenis anjing besar yang sangat berbahaya, seperti: helder, doberman, atau bulldog.

Saat anjing-anjing itu mulai mendekat kearah kami, saat itulah Dadan beraksi dengan panahnya,...”sreeepppttt”... biasanya anak panah yang dibidikan selalu menancap tepat sasaran, kalau saya hitung mungkin lebih dari 7 anjing yang pernah terkena anak panah, dan pastinya anjing-anjing itu mati. Wow... meskipun waktu itu usia kami masih kecil, tapi keahlian Dadan dalam memanah tak perlu diragukan lagi. Kami berdua selalu selamat dari gigitan anjing.
 --------------------------------------------------
Mereka yang meracuni, kami yang memungut.



Banyak cara untuk mendapatkan belut disawah, selain dengan strum yang menggunakan accu, juga bisa dengan racun, namanya portas, racun sejenis portas dapat dengan  mudah didapatkan, biasanya bisa kita beli di toko material bahan bangunan, saya sendiri kurang faham mengapa toko material bahan bangunan menjual racun sejenis portas, mungkin ada fungsi lain dari fortas ini sehingga toko material bahan bangunan menjualnya.

Sabtu, 20 Oktober 2012

BRAGA session 2

Session 2


BRAGA session 1

Session 1






Dance with Me!

Banyak para Alim Ulama yang menurutku salah kaprah, yang memandang sebuah karya seni dari sudut pandang agama, lalu menjudge dengan membabi buta, bahwa kesenian jenis ini bertentangan, kesenian jenis  itu haram, yang begini tidak boleh, yang begitu dilarang, padahal sebenarnya Tuhan itu indah, dan hasil karyaNYA-pun sangat indah, itu sebuah bukti bahwa Tuhan juga mencintai keindahan, itu sebuah bukti bahwa Tuhan juga mencintai kesenian, bagiku Tuhan itu bukanlah sekedar Maha Esa atau Maha Besar, Tuhan juga Maha Seni, untuk itulah aku menari.

Jumat, 12 Oktober 2012

Difabel ≠ Disable



Di lingkungan kecil seperti keluarga, di lingkungan sekitar tempat kita tinggal ataupun dijalanan, sering kita jumpai orang-orang yang terlahir dengan fisik yang tidak sama dengan orang lain pada umumnya, mereka adalah orang-orang minoritas dengan segala jenis keterbatasan karena kekurang sempurnaan tubuh yang mereka miliki, baik karena bawaan sejak lahir maupun karena kecelakaan yang terjadi setelah mereka lahir, lalu kita menyebutnya orang cacat, namun sebetulnya sebutan orang cacat dirasa terlalu kasar dan mengandung arti melecehkan, atau merendahkan, kata cacat sepertinya kurang tepat disandang oleh orang-orang yang mempunyai ketidak sempurnaan secara fisik, kata cacat hanya cocok digunakan terhadap benda mati yang tak bernyawa atau untuk produk afkiran dengan kwalitas nomor sekian.

Jumat, 05 Oktober 2012

SYNDROM Naik Jabatan



Dalam sebuah ruang lingkup pekerjaan, sebuah perubahan posisi sangatlah lazim, seorang karyawan bisa saja dengan tiba-tiba mengalami mutasi, demosi atau promosi, ketiga perubahan ini meskipun sesuatu yang biasa, tetapi tidak menutup kemungkinan mengakibatkan gejolak yang luar biasa, baik pada karyawan yang mengalami perubahan itu, ataupun pada rekan-rekan disekelilingnya.