Please ENJOY

Sabtu, 18 Maret 2017

Rock Climbing Via Ferrata GUNUNG PARANG



Kami berlima, Esha, Erni, Heri, Sino dan saya


Cuaca dirasa kurang bersahabat saat mobil kami berangkat dari tengah kota Bandung pagi itu 18 Maret 2017, hujan seolah ingin mengantar kepergian kami berlima ke Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta yang eksotis dan sangat kental dengan budaya sundanya.

Sabtu, 24 Desember 2016

Pelangi di Curug Citambur



Curug Citambur yang berlapis nan Megah
 
Sebetulnya rencana ke Curug Citambur sudah lama tersirat dan pernah juga beberapa kali dibicarakan, namun ide itu hilang saat mendekati hari keberangkatan, bukan karena Curug Citambur kurang menarik untuk dikunjungi, namun di Bandung dan sekitarnya banyak bermunculan objek wisata ataupun resort baru yang nge-hits dan dianggap kekinian, namun dengan begitu Curug Citambur tetap masih ada dalam list untuk kami kunjungi.

Sabtu, 07 November 2015

Hidden Paradise itu bernama SANGHYANG HEULEUT


Sanghyang Heuleut, Syurga tersembunyi

Secara rutin terus-terusan me-recharge pikiran agar fresh kembali setelah sekian lama bergelut dengan pekerjaan kantor menjadi keharusan buat saya, meskipun tidak untuk pergi jauh dan tidak setiap weekend saya lakukan, banyak cara agar pikiran kita terhindar dari kejenuhan, selain rutin berolah raga, cara lain yang murah meriah dan sering saya lakukan adalah pergi menghindar dari keramaian kota, menikmati alam pedesaan, melihat bagaimana masyarakat desa hidup bersahaja selaras dengan lingkungannya atau naik gunung, memasuki hutan bertadabur dengan alam.

Rabu, 30 September 2015

Menapaki Jejak BOSSCHA






Teropong Zeiss


Seorang brillian yang memiliki dedikasi, integrasi serta kepribadian yang kuat. Datang ke Indonesia pada tahun 1887 berhasil mengelola dan mengembangkan Perkebunan Teh Malabar – Pangalengan pada tahun 1896-1928.
Dikenal juga melalui sumbangsih serta peranan atas karya-karya antara lain:
-Technische Hogeschool, saat ini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung
-societeit Concordia,  saat ini dikenal sebagai Gedung Merdeka Bandung, tempat diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika
-Observatorium Boscha, gedung peneropong bintang yang memiliki lensa terbesar di dunia saat itu (1923-1926)
-Dan beberapa karya-karya besar lainnya.
Peristirahatannya yang terakhir disini adalah tempat beliau bertetirah disela-sela kesibukannya sehari-hari.

Sabtu, 25 Juli 2015

GUNUNG PUNTANG Kokohya Benteng Belanda diantara rimbunnya pepohonan




.... dan apa yang sudah lama direncanakan akhirnya terwujud juga, tepat pkl 7:00 pagi, Sabtu 25 Juli hari yang ditunggupun tiba, kami sudah bersiap memacu motor yang kami tumpang berboncengan, melaju kearah selatan kota Bandung, 10 kilo meter telah kami tempuh hingga akhirnya kami sampai juga di Banjaran, kota kecil dengan tumpahan kendaraan yang memadati jalan berasapal, hingga seringkali menimbulkan kemacetan yang parah, terutama disekitar pasar tradisional dan terminal, angkot-angkot yang berumur tua, delman-delmam yang ditarik kuda, dan tukang ojek motor berlomba mencari penumpang. Sungguh luar biasa aktifitas keseharian masyarakat Banjaran, toko-toko dan mini market yang selalu dipadati pembeli menunjukan bahwa aktifitas perekonomian masyarakat di Banjaran berputar sebagai mana mestinya.